Home Lampung Selatan Barcode Dicuri.SPBU 24.352.132 Jual Solar llegal Dengan Pola Dua Kali Tembakan Dan Harga 7.400/liter

Barcode Dicuri.SPBU 24.352.132 Jual Solar llegal Dengan Pola Dua Kali Tembakan Dan Harga 7.400/liter

154
0
SHARE
Barcode Dicuri.SPBU 24.352.132 Jual Solar llegal Dengan Pola Dua Kali Tembakan Dan Harga 7.400/liter

Lampung Selatan, REKANMEDIA210, - Berbagai macam modus kejahatan yang di lakukan oknum SPBU dalam menjual BBM secara ilegal,,Demi mendapatkan pundi-pundi rupiah segala cara akan dilakukan, berlagak sudah sesuai standar SOP tapi kenyataannya tidak demikian.Kejahatan yang dirancang oleh oknum SPBU ini dilakukan secara terstruktur.

SPBU 24. 353.132 yang berlokasi di Jl.Raden Gunawan, Jalan Baru Hajimena, Lampung Selatan salah satunya, SPBU ini menjual solar subsidi diatas Harga Eceran Tertinggi (HET), armada jenis Fuso dan Colt Diesel menjadi pilihan utama bagi pengawas dan operator SPBU guna mengelabui Aparat Penegak Hukum.

Modus yang dipakai oleh pengawas dan operator di SPBU 24.353.132 yaitu ;
1.Pelangsir yang telah melakukan negosiasi dengan oknum SPBU akan diperbolehkan membeli solar setiap hari
2.Harga yang ditetapkan oleh oknum SPBU 7.400/liter jauh diatas harga normal yaitu 6.800/liter
3.untuk pengisian dari Nozel oleh operator yaitu dua kali pengisian atau yang sering disebut dua kali tembak sebesar 145 + 145 total pengisian 290 liter
4.pengunaan barcode palsu, dengan trik sesuai warna kendaraan dan jenis kendaraan

Bahkan yang paling parahnya lagi ada oknum operator yaitu Agung yang jelas-jelas mencuri barcode milik kendaraan lain untuk digunakan mengisii solar ke kendaraan pelangsir. Dalam rekaman Agung mengakui dirinya melakukan hal tersebut dan memohon untuk tidak dilaporkan ke polisi, ia berdalih tidak sengaja dan ia juga mengatakan jika diri nya bisa menghubungi kendaraan pelangsir tersebut dirinya meminta untuk tidak dilaporkan.

dengan segala macam cara tim Investigasi Rekanemdia210 menggali informasi dari Agung. Sampai akhirnya bisa berkomunikasi dengan oknum pelangsir tersebut dan oknum pelangsir mengakui hal itu.

Tim Investigasi Rekanmedia210 mencoba mengkonfirmasi pengawas SPBU 24.353.132 Jalan Baru, Pengawas SPBU mengatakan ;
" Saya menjalankan Standar SOP yang ditetapkan oleh pertamina dan pemilik SPBU dan tidak ada yang namanya penjualan Solar dengan harga 7.400/liter, 2 kali tembakan nozel sebanyak 145 liter dan untuk masalah barcode itu bukan kesalahan operator tapi itu kesalahan pelangsir yang mengisi solar" Ucap pengawas. Minggu (31/5) 2026)

Seorang pengawas Sebuah SPBU pasti tahu setiap tindakan dilapangan apalagi hal itu sedah berjalan sejak lama. Seolah ingin cari pembenaran dan melindungi Agung, pengawas SPBU pasang badan.

Temuan tim Investigasi Rekannedua210 dilapangan dan keterangan sopir kendaraan sudah cukup bukti bahwa SPBU 24.353.132 diduga kuat melakukan penjualan solar kepada pelangsir setiap hari nya dengan pola 2 kali tembakan nozel sebesar 245+145 dengan harga 7400/liter serta armada jenis Colt Diesel dan Fuso saja yang bisa mengecor solar di SPBU tersebut.

Untuk Komisaris Pertamina Hasan Hasbi, BPH Migas serta pihak Kepolisian baik tingkat Polsek, Polres dan Polda Lampung untuk segera menindak tegas oknun yang terlibat dalam penjualan Solar ilegal yang sangat merugikan keuangan Negara.
(Rudy Andriansyah,S.Sos)