Pesawaran, REKANMEDIA210, - Kepala Desa Paya Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung Zainulloh tidak ada niat baik untuk melakukan komunikasi setalah tiga kali Somasi yang dikirimkan kepada dirinya. Rabu ( 28/1/2025 )
Kesabaran terhadap zainulloh sepertinya sudah memuncak, janji-janji yang ia berikan kepada Rudy tidak pernah ditepati dan Zainulloh berharap membayar hutang-hutangnya dengan Dana Desa tahap kedua tahun 2025 akan tetapi apa yang diharapkan Zainulloh tidak terwujud, Dana Desa tahap kedua tahun 2025 tidak dikeluarkan oleh pemerintah pusat.
Sehingga janji-janji palsu yang keluar dari mulutnya, janji palsu Zainulloh ini bukan untuk yang pertama kalinya karena terlalu sering ia ucapkan demi mengamankan dirinya sendiri.
Seperti yang disampaikan PR warganya sendiri bahwa Zainulloh banyak masalah mulai dari penggunaan dana desa yg diduga dikorupsi, Hutang Piutang dan juga pembayaran pengadaan barang yang selalu bermasalah, kalau saya selaku warga beliau hanya mendengar dari cerita warga dan melihat melaui media sosial bang. Ujar PR, rabu (28/1/2025)
Begitu juga yang disampaikan RY seorang wartawan senior yang mengatakan kalau kepala desa Paya itu susah orangnya, ribet dan kalau ngomong selalu meyakinkan tapi nyata janji palsu, liat aja pemberitaan dirinya di media sosial pasti ada terkait pembayaran pengadaan barang. Tegas RY
Dari semua informasi yang didapatkan Rudy, dirinya masih berharap ada komunikasi baik dengan sang kepala desa akan tetapi dirinya sadar akan berat bagi kepala desa Paya untuk melunasi hutang-hutangnya karena dana desa tahun 2026 di pangkas oleh pemerintah pusat sampai 70% dan sudah jelas dalam aturannya dana desa tidak boleh untuk menyelesaikan tunggakan pada tahun sebelumnya. Apalagi kepala desa selalu mengatakan Tunggu Dana Desa Keluar, atas dasar itulah dirinya akan mengambil langkah hukum dengan delik aduan pengelapan.
" Sebenernya saya masih berharap ada komunikasi yang baik dari bang Zainulloh tapi niat baik saya tidak direspon oleh beliau, serta saya berharap bisa dibantu oleh kades bang Haruddin kepala desa Paya karena diawal pengadaan melalui beliau akan tetapi beliau sepertinya lepas tangan dan masa bodoh.
Kalau tekait jumlahnya baik pembayaran pengadaan barang dan pinjaman uang gak begitu besar. Insya allah masih bisa dicari tapi cara dan prilakunya yang buat saya gak Terima dan harus menempuh jalur hukum, apalagi baliau pernah bilang, kalau untuk menyicil pinjaman uang kepada saya beliau sampai mengadakan motor dinas desa sebesar 1.500.000, tapi ya sudahlah itu urusan dia." Ucap Rudy
Zainulloh bukanlah sosok pemimpin yang harus di contoh rekam jejaknya penuh dengan masalah, bagaimana bisa dirinya mensejahterakan warga desa Paya kalau masalahnya sendiri tidak mampu ia selesaikan.
(Ryan R)








LEAVE A REPLY