Home Tanggamus Proyek Revitalisasi SDN 2 Pekondoh,Kepala Sekolah Eli Yusnita Gunakan Pola Kocok Bekem

Proyek Revitalisasi SDN 2 Pekondoh,Kepala Sekolah Eli Yusnita Gunakan Pola Kocok Bekem

276
0
SHARE
Proyek Revitalisasi SDN 2 Pekondoh,Kepala Sekolah Eli Yusnita Gunakan Pola Kocok Bekem

Proyek rehabilitasi gedung SDN 2 Pekondoh Kecamatan Cukuh Balak yang bernilai ratusan juta dari program Revitalisasi sekolah di sesalkan banyak pihak sebab dalam pengelolaannya sang kepala sekolah Eli Yusnita SPd menggunakan pola kocok bekem alias tidak transparan.
 

Tanggamus, REKANMEDIA210, - Ketua komite SDN 2 pekondoh Yudi, ketika di temui tim Investigasi Rekanmedia210 di lokasi bangunan Minggu (9/11/2025) mengungkapkan jika dalam pengelolaan rehabilitasi 4 ruang kegiatan belajar, ia selaku panitia pembangunan mengaku tidak tahu menahu secara rinci berapa besar anggaran yang didapatkan.

" semua anggaran yang nengetahui secara rinci kepala sekolah ,kapasitas saya di sini hanya di minta bantu untuk mengawasi saja kalau misal ada kekurangan material ,selebihnya semua urusan yang melaksanakan termasuk anggaran ,kepala sekolah yang mengendalikan " ungkapnya .

Bahkan ketika awak media menanyakan tentang anggaran untuk biaya plafon saja mereka tidak tahu dan menurut para pekerja sang kepala sekolah hanya memberikan sesuai jasa, sedangkan untuk belanja bahan plafon, sang kepala sekokah yang membelanjakan sendiri.
" Kami bekerja sistem borongan jasanya saja " ungkap salah satu pekerja .

Kepala SDN 2 Pekondoh Kecamatan Cukuh Balak Eli Yusnita ketika di konfirmasi di kediamannya minggu (9/11/2025) mengelak jika pengerjaan rehab yang menelan anggaran 609 jutaan tersebut menggunakan pola kocok bekem , meski ketua komite sudah menyatakan semua anggaran yang mengelola kepala sekolah namun sang kepala sekolah tetap bersikukuh bahwa komite sekolah sudah di jelaskan secara rinci.

" Sebenernya kalau rekan rekan media yang menanyakan komite tidak mengaku tapi jika tim pengawas resmi seperti dari kejaksaan dan dinas mereka pasti jawab " kilahnya

Dengan ketidak transparanan pengelolaan dana yang mencapai ratusan juta tersebut di sesalkan banyak pihak , salah satunya tokoh masyarakat pekondoh yang identitasnya tidak ingin publikasikan kepada tim Investigasi Rekanmedia210 menyesalkan atas ketidak terbukaan sang kepala sekolah dalam melaksanakan rehab gedung RKB tersebut.

" kalau kepala sekolah merasa tidak ada penyimpangan anggaran dan sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis) kenapa ia tidak terbuka terhadap ketua komite, kami meninta agar pihak terkait bertindak tegas " ujarnya
Pewarta : Rinmah yuni